Cerita di balik Ikon Juwara Satoe Yogyakarta jaman dulu!

Cerita di balik Ikon Juwara Satoe Yogyakarta jaman dulu!

23 Agustus 2019 679

Semua orang pasti tau Tugu Yogyakarta yang merupakan salah satu simbol atau ciri khas Yogyakarta. Tugu Yogya terletak di simpang empat antara Jl Sudirman di sisi timur, Jl AM Sangaji di sisi utara, Jl Diponegoro di sisi barat dan Jl Mangkubumi di sisi selatan. Tugu Yogyakarta disebut Tugu Pal Putih atau dalam Bahasa Belanda disebut De Witte Paal. Dulu pada zaman Belanda juga disebut Tugu Golong-Gilig. Disebut tugu golong-gilig karena dibagian atas ada seperti bulatan bola. Sedangkan di bagian bawah atau penyangga berbentuk bulat panjang atau dalam Bahasa Jawa disebut gilig. 

  Golong-Gilig mengandung arti menyatukan hubungan antara raja/kasultanan Yogyakarta dengan rakyatnya. Namun setelah terjadi gempa bumi pada tangga 10 Juni 1867, tugu golong-gilig runtuh kemudian dibangun kembali bentuknya seperti sekarang ini. Tugu baru dibangun kembali pada zaman Sri Sultan Hamengku Buwono VII pada 3 Oktober 1889. Sebelumnya ketinggian tugu mencapai 25 meter. Namun setelah dibangun kembali tinggi tugu sekitar 15-an meter.


  Meski bentuk tugu tetap sama yang berbeda dengan sekarang adalah bangunan di sekitar.Dulu jalan-jalan menuju Tugu bukan diberinama dengan nama jalan seorang pahlawan. Namun menunjuk sebuah tempat. Jalan dari arah Tugu ke barat yang sekarang bernama Jalan Diponegoro bernama Jalan Tugu Kulon. Salah satu penanda yang masih menggunakan nama itu adalah kantor Pegadaian Tugu Kulon yang terletak di Kampung Bumijo.

  Di sekitar Tugu tidak banyak bangunan berdiri serta masih rindang dengan beberapa pohon besar. Situasi rumah atau gedung juga berubah baik di pojok barat daya, barat laut dan timur laut. Sedangkan bangunan di sisi tenggara yakni bangunan rumah Modiste Pini masih seperti dulu. Di pojok barat laut sejak tahun 1960-an hingga 1990-an dulu ada toko Buku Gunung Agung. Saat tempat itu sudah kosong atau tidak ada yang menggunakan. Selanjutnya di sisi barat daya, dulu ada juga toko peralatan olahraga, Rajawali. Sedangkan di dekat Modeste Pini dipojokan dulu terdapat beberapa kios. Salah satunya adalah kios bensin. Di pojok tersebut sekarang menjadi ruang publik untuk nongkrong anak muda tiap malam.





Berita Lainnya


Bakpia Crispy Black Sesame: Si Unik dengan Aroma Wijen Penggugah Selera

Bakpia Crispy Black Sesame: Si Unik dengan Aroma Wijen Penggugah Selera

08 Oktober 2019

Bakpia Juwara Satoe kembali berinovasi dengan mengeluarkan varian unik yang khas, yaitu Bakpia Crispy Black Sesame. Bakpia Crispy Black Sesame ini menggunakan kacang hijau yang dicampur dengan wijen hitam untuk memberikan cita rasa yang tak ada duanya.


139
Promo Pedas Manis Juwara

Promo Pedas Manis Juwara

20 Agustus 2019

Bakpia Juwara Satoe mengadakan PROMO PEDAS MANIS JUWARA ini diantaranya adalah:


196
Paket Kotak Ramdan Bakpia Juwara Satoe

Paket Kotak Ramdan Bakpia Juwara Satoe

23 Agustus 2019

Selain Paket Hemat Ramadan yang disediakan oleh Bakpia Juwara Satoe dalam menyambut hari raya Idul Fitri, Ada pula Paket Kotak Ramadan Bakpia Juwara Satoe yang cocok sekali untuk hantaran saat Hari Raya.


280

SUBSCRIBE OUR NEWSLETTER

Subscribe to our e-mail newsletter and take advantage of the promotions.